Kehilangan 980 Trilyun Dalam Semalam, Masayoshi Son Pebisnis Yang Suka Ambil Resiko Besar.

Masayoshi Son merupakan pria keturunan Korea yang lahir di Jepang. karena Son lahir di tengah-tengah keluarga imigran Korea yang miskin dia sering dibully pada masa kecilnya. Beberapa keluarganya bekerja sebagai penambang batu bara sedangkan ayah son berjualan ikan dan mengurus peternakan babi.

sumber gambar : los angeles time

Pada tahun 70an hubungan Jepang dan Korea kurang baik. Bahkan  Masayoshi sejak kecil harus menghadapi diskriminasi akibat nama belakangnya.  Dia baru diakui setelah menikah dengan istrinya yang asal Jepang, Masami Ohno. Masami langsung mengubah nama belakangnya menjadi Son, dan sejak saat itu, nama tersebut diakui sebagai nama keluarga Jepang.

Son mulai memperlihatkan ketertarikan pada dunia bisnis sejak remaja. Saat berusia 16 tahun, Son nekat bertemu Den Fujita, salah satu pengusaha Jepang yang paling terkenal. Meski diabaikan berkali kali oleh asisten Fujita, tapi akhirnya ia bisa bertemu juga dengan Fujita dikantornya. Son mengatakan saat itu dia belajar banyak tentang resep sukses dari Fujita, hingga akhirnya dia memutuskan untuk merantau ke Amerika Serikat (AS) dengan menjadi importir konsol game Pac Man dan Space Invaders dari Jepang.

Son terus belajar, dengan penuh semangat dia mewujudkan salah satu ide bisnisnya yaitu dengan membuat kamus elektronik seukuran kalkulator yang dapat menerjemahkan delapan bahasa. Setelah bekerja sama dengan banyak pihak, akhirnya dia pun berhasil embuat kamus elektronik. Sampai-sampai produknya dibeli oleh Sharp Corporation dengan harga US$ 1 juta kala itu. Padahal son tidak mengerti soal elektonik, tapi dia berhasil membuat produk elektronik yang bisa menghasilakan jutaan dolar.

Tahun 1981, Son pulang ke Jepang, dan mendirikan Softbank di sebuah kantor kecil dengan dua karyawan. Pada awalnya Softbank menjual perangkat lunak dan mendistribusikan perangkat lunak kepada klien Jepang. Hingga akhir 80-an, Softbank telah menciptakan sistem yang memungkinkan orang di seluruh Jepang memilih operator telepon dengan tarif terendah untuk panggilan domestik dan jarak jauh yang sangat populer dan inovatif.

Sekitar tahun 2000an Kekayaan bersih Son adalah US$ 78 miliar. Tapi tetapi ada sebuah masalah yang akhirnya menyebabkan ia kehilangan US$ 70 miliar dalam semalam.Meski mendapat guncangan yang sangat hebat, Son berusaha membangun kembali bisnisnya, kali ini dengan menciptakan bisnis yang membawa layanan broadband ke Jepang. karena melihat peluang, di saat Alibaba milik Jack Ma baru berusia setahun, dia sudah menginvestasikan US$ 30 juta dalam startup China tersebut. Dan sekarang untungnya sampai US$ 100 juta.

Melihat Keuntungan Investasi di Alibaba, Softbank kini berupaya berinvestasi di startup di seluruh dunia. Son benar-benar menjadi pebisnis Jepang yang sangat berani mengambil taruhan besar dan beresiko . Dia dengan mudah menaklukkan dunia bisnis Jepang dan Barat yang telah melatihnya selama ini.

Jasa Desain Karawang (Logo, Desain Kemasan, Catalog, brosur dll)
Hubungi:
Call/ SMS/ Whatsapp: 0878-8438-0220
Line: kebundesign
Portofolio bisa dilihat lebih mudah di Instagram Kebun Design

sumber : https://finance.detik.com/sosok/d-4229323/masayoshi-son-orang-terkaya-jepang-dari-keluarga-miskin
SHARE